|
Publication dari
JKPKFORLINK / 2001-07-19 10:41:00
TELAH TERBIT BUKU YANG WAJIB DIBACA!
|
|

|
 |
Oleh: B.N. Wahju
Indonesia Minning Association Dibuat: 2001-07-19 , dengan 1 file(s). |
Keywords: atur diri sendiri, ads, lingkungan, pengelolaan
Pengarang buku “Atur Diri Sendiri” – Paradigma Baru Pengelolaan Lingkungan Hidup – pembangunan ramah lingkungan – berpihak pada Rakyat, Ekonomis, berkelanjutan; bukanlah orang baru dalam bidang lingkungan. Dengan latarbelakangnya dalam ilmu pertanian, beliau mempunyai “first hand access” pada lingkungan. Kerisauannya melihat kerusakan lingkungan dan penanggulangannya yang bersifat sangat ad-hoc merupakan inti sari dari buku setebal 261 halaman dan diterbitkan oleh Gajah Mada University Press. Diawal penulisannya, beliau menyebutkan bahwa pengelolaan lingkungan hidup adalah tanggung jawab kita bersama dari rakyat kecil sampai pada rakyat kaya, birokrat, kepala desa sampai kepada Presiden, para cendekiawan, anggota LSM dan usahawan. Memang cara penulisan buku ini, sesuai dengan itikad pengarangnya, merupakan bacaan mudah dicerna oleh semua kalangan karena memakai bahasa sederhana, contoh-contoh yang kongkret dari kehidupan kita sehari-hari. Bahasan dibatasi pada perubahan lingkungan hidup yang bersifat antropogenik, yaitu yang bersumber pada kegiatan manusia. Perubahan lingkungan yang ditimbulkan oleh alam, yang bisa menimbulkan malapetaka dramatis pada kehidupan manusia seperti meletusnya gunung-gunung api di busur gunung api Circum Pacific yang menyebabkan punahnya ekosistem sekitarnya (meskipun untuk sesaat) juga kesengsaraan karena terpanggangnya muka bumi oleh “nuee-ardante” atau awan panas yang disemburkan gunung api atau tenggelamnya suatu desa oleh lumpur dan lahar gunung api dan sebagainya, bisa menjadi acuan tersendiri – bisa menjadi pembanding dengan kegiatan industri skala besar.. Gunung Krakatau yang meledak tahun 1883, kemudian pulau-pulau sekitarnya bangkit kembali dari kehancurannya dan beberapa tahun kemudian menjadi daerah-daerah subur, mengisyaratkan bahwa alampun merusak untuk kemudian kembali memberikan harapan kehidupan yang baik.
|