|
Heritage dari
JIPTUMM / 2003-06-02 12:44:08
KUALITAS MIKROBIOLOGIS MINUMAN SUSU TELUR MADU JAHE DI MALANG
|
|

|
Dimension:
Description: Penelitian yang berjudul Kualitas Mikrobiologis Minuman Susu Telur Madu Jahe di Malang bertujuan untuk mengetahui apakah jumlah total mikroba pada minuman STMJ yang dijual dipasaran telah memenuhi standard kesehatan dan untuk mengetahui ada /tidaknya kandungan bakteri Salmonella enteritidis dalam minuman STMJ. Penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi masyarakat umum dan penjual minuman susu telur madu jahe tentang kualitas mikrobiologis pada minuman susu telur madu jahe ditinjau dari jumlah total mikroba dan kandungan Salmonella sp . Metode penelitian ini adalah penelitian survey . Sebagai Roresponden adalah penjual minuman susu telur madu jahe di kota Malang , dengan jumlah sampel sebanyak 30 minuman STMJ yang diambil dari penjual susu telur madu jahe yang ada di pasaran. Data yang dikumpulkan adalah kualitas mikrobiologis minuman susu telur madu jahe yaitu jumlah total kuman yang terdapat pada minuman Susu Telur Madu Jahe , selain itu juga dilihat kandungan bakteri Salmonella. Jumlah total kuman adalah hitungan angka Total Plate Count kuman tiap mililiter sampel STMJ . Perhitungan jumlah bakteri dengan metode Drop Plate Count dengan suhu inkubasi 37 C secara aerob selama 24 jam. Salmonela enteritidis adalah bakteri famili Enterobacteriaceae yang terdapat dalam saluran pencernaan manusia dan hewan, berbentuk batang pendek, termasuk gram negatif, fakultatif anaerob , motil dapat membentuk asam dari glukosa, memberi reaksi negatif pada indol dan memberi reaksi positif pada citrat dan lysin, serta dapat mereduksi nitrat menjadi nitrit. Cara pengambilan sampel STMJ untuk uji kuman Salmonella enteritidis adalah dengan memasukkan telur dalam beaker glass yang berisi NaCl fisiologis dan diaduk atau dikocok. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif . Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa jumlah total kuman dan kandungan salmonella yang terdapat pada minuman STMJ di pasaran masih memenuhi Standar Nasional Indonesia yaitu rata rata 363,73 CFU/ml dan dari 30 sampel tidak ditemukan bakteri Salmonela , dimana menurut Standard Nasional Indonesia yang dikeluarkan oleh Badan Standard Nasional (DSN) cemaran mikroba susu segar batas maksimal adalah 1.000.000 CFU/ml dan kandungan salmonela negatif. Dari hasil penelitian disarankan bahwa minuman STMJ yang dijual dipasaran layak dikonsumsi ditinjau dari mikrobiologis, namun perlu kajian lebih dalam dari i nilai gizi.
Riwayat Pendidikan:
Daftar tulisan (paper, publikasi, dll):
Minat dan Hobi:

|